Langit indah dalam balutan orange senja dan nanar dari
kejauhan sesabut matahari dia seorang wanita dalam balutan hitam pakaiannya
luruhlah air matanya.Pertanyaan yang mendasar, kenapa dia berdiri sebagai lukisan
yang indah tetapi adalah nastapa ? hanya dia yang tahu
Jejak tertambal pada pasir putih itu.“kenapa ?” tanya laki-laki itu dengan lancangnya
“ hanya menikmati senja “ sebut dia sang lukisan testapa.“ Biru.” Ucap laki-laki itu.“Rindu.” Ya dan kita tau Namanya rindu.Dua sejoli mengisi lukisan pada senja diamana hari itu adalah
awal mula semuanya tidak berjalan pada garisnya.2 tahun berjalan, lukisan indah itu tetap dalam naungan senja
tetapi berbeda centa.“biru.” Ucap Rindu“Dua tahun saya disini, berdiri dan menangkis seperti orang bodoh,
dan sekarang saya kembali kesini. Dengan tangis pula dan abu mu yang yang akan
pergi di bawa angin. Saya mencintaimu, Biru”.
Komentar
Posting Komentar